Jumat, 22 September 2017

Kemenangan Telak 18-0 Timnas U-16, Ternyata Masih Kalah Tipis Dengan Negara Ini


OLE777 - Laga dengan jumlah gol yang banyak kembali terjadi di babak Kualifikasi Piala Asia U-16 2018. Bahkan, skor yang tercipta ini lebih besar dari yang diraih oleh Timnas Indonesia saat membungkam Mariana Utara.

Saat berjumpa Mariana Utara pada laga pertama Grup G, di Stadion Rajamanggala, Thailand, Indonesia menang dengan skor sangat telak. Pasukan Fachri Husaini unggul 18 gol tanpa balas atas sang lawan. Skor yang sangat besar tentunya.

Tapi, rupanya skor tersebut bukan yang terbesar di babak kualifikasi. Tim yang mampu mengalahkan rekor kemenangan Indonesia tidak lain adalah tim yang memang punya tradisi sepakbola bagus di level Asia yakni, Jepang.

Bermain di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jepang menang dengan skor sangat telak. Negeri Matahari Terbit ini menang dengan cara menggelontor gawang lawannya 20 gol tanpa ampun dan tanpa balas. Sejauh ini, jadi skor terbesar di babak Kualifikasi Piala Asia U-16.





Keita Nakano menjadi bintang bagi Jepang dengan mencetak lima gol. Ia pun dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga ini.

Sisa 15 gol lainnya dicetak oleh Yuji Yoshida [4 gol], Asahi Yokokawa, Kohshiro Sumi, Sako Maaya, Kenta Aoshima, Yusukue Aoki [2 gol], Kuraba Kondo [2 gol], Shinya Nakano [2 gol] dan gol bunuh diri Matthew Niu.

Pertandingan di Grup J memang digelar di Indonesia. Selain Jepang dan Guam, juga ada Malaysia dan Singapura yang bersaing di Grup J ini. Pada laga lain di hari yang sama, Malaysia melumat Singapura dengan skor 6-1.


#www.gol777.com #Indonesia 
#www.gol777.com #Indonesia
#www.gol777.com #Indonesia 
#www.gol777.com #Indonesia
#www.gol777.com #Indonesia 
#www.gol777.com #Indonesia
#www.gol777.com #Indonesia 
#www.gol777.com #Indonesia

#www.gol777.com #Indonesia

Apakah Pertandingan Sore Ini Timnas U-16 Bisa Pastikan Juara Grup ?


OLE777 - Timnas U-16 Indonesia melewati tiga pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-16 dengan hasil yang memuaskan. Pasukan Fakhri Husaini meraup poin sempurna sehingga kokoh di puncak klasemen sementara Grup G dengan koleksi sembilan poin.

Sore ini, skuad Garuda Asia akan melakoni partai pamungkas penyisihan grup. Laos menjadi lawan dalam duel di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada pukul 16.00 WIB.

Pertandingan pada Jumat (22/9/2017) ini menjadi penentu apakah Indonesia bisa lolos secara otomatis ke putaran final Piala Asia U-16. Syarat minimal Indonesia meraih tiket tersebut (lolos otomatis) adalah bermain imbang karena dengan tambahan satu poin, tak ada tim yang bisa menggoyahkan posisinya di puncak.

Berdasarkan aturan pemeringkatan pada kualifikasi ini, posisi di klasemen ditentukan oleh poin. Andai jumlah poin sama, maka head-to-head menjadi penentu, disusul selisih gol dan terakhir adalah produktivitas gol.

Dengan demikian, Indonesia sangat berpeluang mengunci posisi juara grup karena sudah unggul head-to-head atas tiga lawan terdahulu. Setelah melibas Mariana Utara 18-0, Indonesia menang 3-1 atas Timor Leste dan 1-0 atas Thailand. Sementara itu, Laos kalah 2-5 dari Timor Leste dan menang 10-0 atas Mariana Utara, sebelum bertemu Indonesia dan Thailand pada 24 September nanti.

#www.gol777.com
#www.gol777.com
#www.gol777.com
#www.gol777.com
#www.gol777.com
#www.gol777.com
#www.gol777.com

Selasa, 19 September 2017

Grafik Menanjak Indonesia pada Peringkat FIFA dalam 4 Bulan Terakhir

OLE777 - FIFA baru saja merilis peringkat tim sepak bola pria seluruh dunia per September 2017 Bulan ini.

Peringkat Indonesia melonjak enam peringkat setelah bulan lalu berada di peringkat ke-175.

Saat ini, Indonesia berada di posisi 169.


Peringkat Indonesia versi FIFA yang dirilis pada tanggal 14 September 2017. (FIFA.com)

Meski naik, posisi Indonesia masih berada di bawah peringkat negara-negara tetangga.

Indonesia kalah dalam hal posisi dengan Filipina (peringkat ke-123), Thailand (137), Vietnam (130), Myanmar (152), Malaysia (166), Laos (166), dan Singapura (162).

Jika dibandingkan dengan musuh bebuyutan Indonesia di ASEAN, yakni Malaysia, Thailand, dan Vietnam, Indonesia justru menjadi satu-satunya tim www.gol777.com yang mengalami peningkatan selama empat bulan terakhir.

Dalam kurun waktu empat bulan (Mei-Agustus), Thailand dan Malaysia justru menjadi tim yang mengalami penurunan peringkat.

Sementara itu, Vietnam mengalami naik turun peringkat dalam empat bulan terakhir.

Meski berada di bawah tiga negara tersebut, peningkatan posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia perlahan-lahan naik meski selama tiga bulan tetap berada di posisi ke-175.


www.gol777.com
www.gol777.com
www.gol777.com
www.gol777.com
www.gol777.com

Jumat, 15 September 2017

Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-18, Kalah Adu Penalti dari Thailand


Yangon - Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke final ajang Piala AFF U-18 2017. Garuda Mudah kalah adu penalti 2-3 dari Thailand di babak empat besar.

Setelah bermain 0-0 dalam 90 menit dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Thuwuna, Jumat (15/9/2017) sore WIB, laga lanjut ke babak tos-tosan

Egy Maulana Vikri menjadi penendang pertama Indonesia, eksekusinya masuk. Sementara eksekutor pertama Thailand, Kritsana Kaman, mengirim bola menyamping.

Eksekutor Indonesia, Mohammad Iqbal, gagal memasukkan bola ke dalam gawang. Bolanya dihalau oleh kiper Thailand, Kantaphat Manpati. Eksekutor kedua Thailand, Nattawut Chootiwat, bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Muhamad Lutfi kembali membawa Indonesia unggul. Ekeskusi ke arah tengah bisa mengecoh Manpati. Chokanan Saima-In juga berhasil memasukkan bola, skornya masih sama 2-2.

Indonesia memberi tanggung jawab pada Nurhidayat untuk menjadi penendang ketiga, bolanya ditepis oleh Manpati. Teerapat Laohabut berhasil membawa Thailan berbalik unggul 2-3.

Manpati menjadi bintang kemenangan Thailand setelah berhasil memblok eksekusi Rifad Marasabessy. Indonesia pun kalah adu penalti dari Thailand.

Sesumbar Pelatih Thailand: Saya Tahu Kelemahan Timnas Indonesia U-19


OLE777 Indonesia - Pelatih timnas Thailand U-19, Marc Alavedra Palacios, mengaku sudah mengantongi kelemahan Timnas Indonesia U-19 jelang pertemuan kedua tim pada semifinal Piala AFF U-18 2017 di Stadion Thuwunna, Yangon, Jumat (15/9).

Dikutip dari situs resmi Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), Palacios mengatakan dalam latihan terakhir timnas Thailand, Kamis (14/9), dia fokus pada penerapan strategi untuk menghadapi Indonesia.
“Hari ini (kemarin) kami berlatih sejumlah gaya permainan untuk menghadapi Timnas Indonesia. Mereka tim bagus yang senang menguasai bola,” ujar Palacios.
Lebih lanjut Palacios mengatakan tim pelatih dan skuat timnas Thailand sudah mempelajari permainan Timnas Indonesia U-19 melalui rekaman pertandingan tim Garuda Nusantara. Pelatih asal Spanyol itu pun mengaku sudah tahu kelemahan Indonesia.
“Saya sudah mempelajari Indonesia melalui video, di mana saya melihat sejumlah kesalahan mereka. Jadi, kami akan fokus memanfaatkan kelemahan mereka untuk bisa meraih kemenangan,” ucap Palacios.
Palacios menganggap timnas Thailand dan Indonesia memiliki gaya permainan yang sama. Palacios yakin tim yang mampu menguasai bola lebih banyak, maka tim tersebut akan meraih kemenangan pada laga sore nanti.
“Kami akan fokus menguasai bola, karena Timnas Indonesia juga fokus pada penguasaan bola, sama seperti kami. Siapa yang akan mendominasi penguasaan bola lebih banyak, maka tim itu memiliki peluang lebih baik untuk mencetak gol dan menang,” ujar Palacios.

Timnas Thailand U-19 merupakan finalis Piala AFF U-18 dalam dua edisi terakhir dan kembali difavoritkan menjadi juara tahun ini. Palacios pun memastikan para pemainnya optimistis bisa melangkah ke final.

“Kami punya grup pemain yang bagus. Semua pemain siap untuk pertandingan melawan Indonesia. Saya akan menurunkan pemain terbaik di lapangan di laga ini,” ucap Palacios.(har)

AFF U18, Timnas U-19 Tak Masalah Main Sore Hari Lawan Thailand


OLE777 - Manajer timnas U-19 Indonesia, Roni Fauzan, merasa laga yang berlangsung pada sore hari bukan masalah untuk Rachmat Irianto dkk.

Pada laga semifinal Piala AFF U-18 2017, timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Thailand di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Jumat (15/9/2017) sore atau pukul 15.30 WIB.

Dalam empat laga pada fase grup Piala AFF U-18, timnas U-19 Indonesia memainkan dua laga pada sore hari dengan diselingi dua kali water break.

Pada dua laga tersebut, Indonesia tercatat sekali kalah, yaitu kontra Vietnam, dengan skor 0-3 dan sekali menang, yakni atas Brunei 8-0.

"Main pada sore hari lagi dan di bawah matahari yang masih terik, saya kira tidak masalah," ucap Oni, sapaan Roni Fauzan, Kamis (14/9/2017).

"Motivasi dan kepercayaan diri anak-anak saya lihat makin meningkat seusai lolos ke semifinal. Saya yakin mereka mampu bermain tenang, sabar, fokus, dan tanpa beban," kata dia.

Sebelumnya, AFF memang telah menentukan bahwa laga yang melibatkan tuan rumah (Myanmar) digelar pada malam hari.

Pada laga semifinal kedua, Myanmar bakal menghadapi Malaysia di stadion yang sama pada pukul 18.30 WIB.

Kamis, 14 September 2017

Timnas Indonesia U19 Juara Grup B, Hadapi Thailand di Semifinal


Yangon - Timnas Indonesia U-19 dipastikan menjadi juara Grup B Piala AFF U-18 menyusul kemenangan Myanmar atas Vietnam. Selanjutnya Indonesia akan melawan Thailand.

Indonesia menutup laga di fase grup dengan kemenangan 8-0 atas Brunei, Rabu (13/9/2017) sore WIB. Hasil tersebut mengantar Indonesia lolos ke semifinal dengan sembilan poin dari empat laga.

Indonesia kemudian dipastikan merebut predikat sebagai juara grup setelah Myanmar menang atas Vietnam beberapa jam kemudian. Tuan rumah secara dramatis menundukkan Vietnam dengan skor 2-1 di laga terakhir.

Dengan hasil tersebut, Myanmar dan Vietnam sama-sama mengoleksi sembilan poin dengan selisih gol identik (+14). Namun Myanmar berhak lolos ke semifinal berkat keunggulan head-to-head atas Vietnam.

Indonesia yang selisih golnya lebih banyak dengan 19-4 (+15) pun menjadi juara grup. Sementara Myanmar lolos sebagai runner-up.

Dengan demikian, Indonesia akan menghadapi Thailand yang lolos sebagai runner up Grup A di babak semifinal. Sementara Myanmar menantang juara Grup A, Malaysia.

Semifinal akan digelar di Thuwunna Stadium, Jumat (15/9/2017). Laga Malaysia vs Myanmar digelar lebih dulu pada pukul 15.00 waktu setempat, sedangkan Indonesia vs Thailand pukul 18.00.

Rabu, 13 September 2017

Piala AFF U-18, Benamkan Brunei 0- 8 Indonesia Lolos Ke Semifinal


OLE777 - Indonesia meraih kemenangan meyakinkan atas Brunei Darussalam di laga terakhir fase grup Piala AFF U-18. Unggul 8-0, dipastikan lolos ke semifinal.

Indonesia sudah unggul 6-0 di babak pertama laga yang dilangsungkan di Stadion Thuwunna, Yangon, Rabu (13/9/2017) sore WIB. Tampil dominan di sepanjang 45 menit, pasukan Indra Sjafri sejatinya bisa membuat gol lebih banyak.

Enam gol Indonesia di babak pertama dilesakan M Rafli (3), Egy Maulana Vikri (2), Witan Sulaeman. Sementara dua gol tambahan di babak kedua dilesakkan Witan dan Hanis Saghara.

Kemenangan ini mengantar Indonesia lolos ke semifinal. Untuk sementara Indonesia memuncaki Grup B dengan poin 9 dan selisih gol +15.

Posisi Indonesia masih bisa tergusur dari urutan teratas, tergantung hasil laga Myanmar vs Vietnam yang akan bertanding dalam beberapa saat lagi. Meski begitu, hasil terburuk yang bisa didapat Indonesia adalah sebagai runner up.

Jalannya Pertandingan
Indonesia tancap gas sedari awal. Laga baru berjalan 44 detik, Rafli langsung membawa Indonesia unggul 1-0 setelah memanfaatkan kesalahan bek-bek Brunei mengantisipasi bola liar.

Egy memperbesar kedudukan di menit 18. Sontekan Egy di dalam kotak penalti membawa Indonesia memimpin 2-0. Bola hasil tendangannya, yang sudah meluncur ke gawang, coba dihalau dua pemain lawan tapi si kulit bundar justru terus bergulir masuk. Empat menit berselang, pemain terbaik Touloun Tournament itu mencetak gol keduanya untuk membawa keunggulan Indonesia menjauh 3-0.

Di menit ke-40, Witan ikutan mencatat namanya di papan skor. Tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti membawa Indonesia memimpin 4-0. Semenit berselang, Rafli mencetak gol keduanya setelah umpan Dedi Tri Maulana bisa disundul masuk ke gawang Amirul Hakim.

Di masa injury time babak pertama, Rafli mencetak hat-trick. Indonesia pun menutup babak pertama dengan keunggulan 6-0.

Di babak kedua, Indonesia mengganti Feby Eka dengan Saddil Ramdani. Peluang pertama langsung didapat, di mana Witan nyaris merobek gawang Amirul Hakim memanfaatkan umpan dari sisi kiri.

Rafli hampir menambah keunggulan Indonesia di menit ke-51. Umpan Saddil bisa disontek, namun bola masih mengarah ke samping gawang Brunei.

Beberapa kali Indonesia melepaskan tendangan jarak jauh. Namun belum ada yang mengarah tepat ke gawang Brunei. Belum juga mendapat gol tambahan, Indra memasukkan Syahrin Abimanyu menggantikan Muhamad Luthfi.

Di menit ke-63, Indonesia nyaris menambah kedudukan. Aksi Egy merangsek ke dekat gawang di akhiri dengan melepas umpan kepada Rafli yang berdiri bebas. Namun Rafli gagal menendang bola dengan sempurna lantaran kakinya terlihat mengalami kram. Ia diganti Hanis Saghara.

Tak lama berselang, Indonesia memperbesar keunggulan jadi 7-0 lewat tandukan Witan. Semenit berselang, gol kedelapan Indonesia langsung lahir lewat aksi Hanis memanfaatkan umpan Egy yang lagi-lagi menusuk dari sisi kanan.

Selanjutnya, peluang demi peluang kembali diciptakan pemain Indonesia. Di menit ke-83, Hanis nyaris menambah gol. Bola dari kaki Witan bisa diambil alih dan langsung ditendang, namun aksinya bisa diredam Amirul Hakim.

Di sisa waktu pertandingan, serangan bertubi-tubi Indonesia tidak ada lagi yang membuahkan gol. Indonesia menang 8-0.

Susunan Pemain

Brunei: Amirul Hakim, Muhammad Rahimin, Abdul Wadud, Muhammad Nazif (Aslam Abdul 90'), Muhammad Wefi, Muhammad Nur Asyraffahmi, Muhammad Hanif (MD Nazmie 86'), Muhammad Abdul Mateen, Muhammad Aqil Abdul Hariz, Muhammad Azirul Asmadi

Indonesia: Muchamad Aqil Savik, Kadek Raditya, Samuel Christianson, Rachmat Irianto, Dedi Tri Maulana, Muhammad Luthfi (Syahrin Abimanyu 60'), Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Feby Eka (Saddil Ramdani 46'), Asnawi Mangkualam, Muhammad Rafli (Hanis Saghara 65')

Timnas Indonesia U19 Wajib Menang di Laga Kontra Brunei


OLE777 - Timnas Indonesia U-18 akan berhadapan dengan Brunei Darussalam U-18 dalam laga pamungkas Grup B Piala AFF 2017 di Stadiom Thuwunna, Yangon, Myanmar, Rabu (13/9/2017).

Anak-anak asuh Indra Sjafri diwajibkan memenangi pertandingan dengan skor telak.

Kemenangan besar untuk menghindari segala kemungkinan non-teknis, seperti adanya kemungkinan main mata atau kejadian tak diduga saat laga antara tuan rumah Myanmar kontra Vietnam.

Pasalnya, duel keempat atau terakhir di Grup B ini tidak digelar secara bersamaan. Laga Indonesia kontra Brunei digelar lebih dulu pada pukul 15.30 WIB.

Sedangkan laga Myanmar kontra Vietnam digelar pada pukul 18.30,
Indonesia dan Myanmar memiliki poin yang sama, yakni enam poin.

Namun Myanmar unggul selisih gol pascamembantai Filipina 7-0 (+13) dibandingkan Indonesia (+7).

Sementara Vietnam memiliki jumlah selisih gol tertinggi di Grup B (+15), namun sudah memiliki sembilan poin.

Secara matematis, peluang Indonesia ke babak semifinal sangat terbuka lebar.

Syaratnya, pasukan Indra Sjafri harus menang dalam laga pamungkas melawan Brunei.

Menang saja belum menjadi jaminan tiket babak empat besar berada di genggaman Egy Maulana Vikri dkk, karena tuan rumah Myanmar juga masih berpeluang.

Jika Myanmar menang atas Vietnam, Indonesia hahanya bisa lolos bila mengalahkan Brunei dengan margin minimal delapan gol.

Indonesia dapat lolos dengan kemenangan skor berapa pun, asalkan Myanmar dikalahkan Vietnam.

Makannya, jika ingin aman Indonesia harus memenangi laga kontra Brunei dengan skor besar.

Pelatih Indra Sjafri mengatakan, dia sadar betul betapa krusialnya laga nanti. Untuk itu, dia akan mempersiapkan timnya dengan sebaik-baiknya.

"Kami wajib menang di laga melawan Brunei Darussalam demi lolos ke semifinal. Kami harus meraihnya dengan banyak gol," ujar Indra

Indra ogah menoleh ke belakang membicarakan kekalahan dari Vietnam, meski diakuinya dirinya terkejut dengan kekalahan itu yang dianggapnya di luar dugaan.

Indra lebih memilih fokus memperispakan timnya menghadapi Brunei.

"Kami menatap ke depan. Anak-anak harus bisa mengalahkan Brunei. Tugas saya menyiapkan taktik dan strategi untuk memenangi laga ini," katanya.

Selasa, 12 September 2017

2 Skenario Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U18


Yangon - Kekalahan Timnas Indonesia U-19 atas Vietnam Senin kemarin memperkecil peluang lolos Egy Maulana Vikri cs ke babak semifinal Piala AFF U-18. Secara matematis, nasib Timnas Indonesia untuk lolos juga berada di tangan Vietnam yang akan menghadapi Myanmar pada laga terakhir.

Dua tiket ke babak semifinal masih diperebutkan oleh 3 tim teratas Grup B. Vietnam yang berada di puncak klasemen dengan raihan 9 angka hanya butuh hasil imbang untuk memastikan tiket juara grup.

Satu tiket lainnya akan diperebutkan Timnas Indonesia U-19 dan Myanmar. Kedua tim membutuhkan hasil menang pada laga terakhir. Saat ini Indonesia berada di posisi ketiga klasemen Grup B setelah pada laga lainnya kemarin Myanmar mampu membungkam Filipina dengan skor 7-0.

Hasil itu membuat Myanmar unggul dalam produktivitas gol atas skuad Garuda Nusantara meskipun mengantongi nilai sama, 6 dari 3 pertandingan. Myanmar saat ini memiliki surplus 13 gol sementara Timnas Indonesia U-19 hanya memiliki surplus 7 gol saja.

Pada laga terakhir Indonesia akan bertanding melawan Brunei Darussalam yang tak lagi berpeluang lolos ke semifinal. Indonesia harus menang besar dengan minimal 8 gol tanpa balas jika ingin tetap menjaga peluang lolos. Hal itu untuk mengantisipasi jika pada laga lainnya Myanmar secara mengejutkan bisa menjungkalkan Filipina dengan skor minimal 1-0.

Jika skenario ini terjadi, Indonesia bisa saja keluar sebagai juara grup dengan nilai 9 namun lebih unggul dalam hal produktivitas gol atas Myanmar.

Skenario kedua adalah jika laga Vietnam mampu menahan imbang atau pun menang atas Myanmar. Jika hal itu terjadi, maka tugas Egy cs akan lebih mudah karena mereka hanya butuh kemenangan atas Brunei tanpa mempedulikan selisih gol. Dengan skenario ini Timnas Indonesia U-19 akan bertengger di posisi kedua di atas Myanmar pada klasemen akhir.


Senin, 11 September 2017

Vietnam Taklukkan Timnas U-19 Indonesia 3 - 0


Myanmar - Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan telak di laga ketiga Grup B Piala AFF U-18 2017. Skuat Garuda Muda dihajar 0-3 saat berhadapan dengan Vietnam.

Bertanding di Thuwunna Stadium, Senin (11/9/2017), Indonesia cukup kewalahan menghadapi Vietnam. Di babak pertama, gawang Garuda Muda dijebol dua kali.

Le Van Nam membawa Vietnam unggul 2-0 saat istirahat. Gol pertama dilesakkan pada menit ke-40, lalu yang kedua lima menit berselang.

Di babak kedua, Indonesia kembali kebobolan di menit ke86. Bui Hoang Viet Anh membawa Vietnam unggul 3-0 yang bertahan hingga laga bubar.

Hasil ini membuat Indonesia tertahan di peringkat dua dengan poin enam, tertinggal tiga angka dari Vietnam. Meski kalah, tim asuhan Indra Sjafri masih punya kans besar lolos ke semifinal, itu bisa diraih andai mampu menundukkan Brunei di laga terakhir, Rabu (13/9).

Jalannya Pertandingan
Indonesia sebenarnya tampil meyakinkan di awal pertandingan. Pressing tinggi dan kepercayaan diri para pemain melakukan aksi individu membuat lini belakang Vietnam sempat dibuat kerepotan.

Namun Indonesia tak pernah benar-benar bisa mengancam gawang Vietnam di periode itu. Justru skuat asuhan Hoang Anh Tuan yang membuat barisan belakang Indonesia bekerja keras.

Peluang nyata Vietnam datang di menit ke-14. Le Van Nam mendapat ruang tembak yang cukup bagus di luar kotak penalti, namun sepakannya masih melenceng.

Indonesia membalas di menit ke-17. Tendangan Egy Maulana Vikri melepaskan tendangan keras dari samping. Namun kiper Y E Li Ni E masih bisa menangkapnya.

Vietnam praktis lebih unggul dari sisi serangan. Sebaliknya, ancaman yang dibangun Indonesia langsung kandas di lini tengah lawan yang bermain begitu militan.

Di menit 36 Indonesia melakukan pergantian pemain tak terencana. KIper Muhamad Riyandi mengalami cedera ketika menendang bola dan harus diganti oleh Muchamad Aqil Savik.

Gol hadir untuk Vietnam pada menit ke-40. Le Van Nam memanfaatkan kemelut sepak pojok untuk merobek gawang Muchamad Aqil Savik, yang menggantikan Muhammad Riyandi akibat cedera.

Lima menit berselang, Vietnam menggandakan kedudukan. Lagi-lagi lewat aksi Le Van Nam, kali ini sundulannya sambil membelakangi gawang berhasil mengarahkan bola ke tiang jauh dan gagal ditangkap Aqil. Indonesia tertinggal 0-2 saat jeda.

Di babak kedua, Indonesia coba meningkatkan intensitas serangan. Di menit ke-48, Luthfi melepaskan tendangan jarak jauh. Namun bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Vietnam.

Cukup sulit Indonesia mengembangkan permainan. Pressing ketat membuat aliran bola dari lini tengah ke depan Indonesia mampet.

Keluarnya Le Van Nam di menit ke-66 mengubah permainan Vietnam. Indonesia pun bisa menguasai bola lebih banyak, namun tetap kesulitan menembus kotak penalti lawan.

Di menit ke-78, Witan mengancam gawang Vietnam. Mendapat sodoran bola ke kotak penalti, tendangan kaki kirinya masih bisa ditangkap Y E Li Ni E.

Semenit berselang lagi-lagi Witan mendapat peluang. Crossing Samuel Christianson dari sisi kiri bisa ditanduk, namun bola mengarah tepat ke kiper Vietnam.

Di sisa waktu, Vietnam masih mampu menambah gol pada menit ke-85. Bui Hoang Viet Anh menanduk bola sepak pojok dan mengirimnya masuk ke gawang Indonesia. Skor 3-0 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Jadwal Piala AFF U-18, Hari ini Timnas U-19 Indonesia Vs U-19 Vietnam





OLE777 - Timnas Indonesia U-19 bersiap menjalani laga penentuan di Grup B, Senin (11/9) sore ini waktu setempat. Skuat arahan Indra Sjafri akan menghadapi tim kuat Vietnam di Stadion Thuwunna, Yangon.

Perjuangan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan dapat disaksikan dalam tayangan langsung di televisi swasta nasional, Indosiar pada pukul 15.30 WIB.

Menilik klasemen sementara Grup B, skuat Garuda Nusantara saat ini masih berada di posisi kedua.

Posisi puncak masih ditempati Vietnam dengan raihan poin yang sama dengan Indonesia, yakni 6 poin. Vietnam unggul selisih gol dibandingkan Garuda Nusantara.

Sebelumnya, Indra menegaskan kemenangan atas Vietnam menjadi target yang tak bisa ditawar lagi pada laga nanti.

Sebab, target tiga poin atas Vietnam tersebut akan memastikan langkah Indonesia ke semifinal.

Indonesia sendiri akan menghadapi lawan yang lebih mudah pada laga terakhir Grup B, yakni Brunei Darussalam.

Berbeda dengan Garuda Nusantara, Vietnam justru menghadapi lawan yang lebih berat menghadapi tim tuan rumah Myanmar yang berambisi juara Piala AFF U-18.

Indonesia sukses meraih tiga poin atas Myanmar pada laga perdana Grup B, 5 September 2017. Garuda Nusantara saat itu menaklukkan tuan rumah 2-1 setelah sempat tertinggal 0-1.

Myanmar yang berada di posisi ketiga masih berpeluang lolos setelah pada laga kedua membantai Brunei Darussalam 7-0.

Tak ayal, Vietnam pun bertekad meraih kemenangan atas Indonesia untuk mengamankan posisi mereka.

Jumat, 08 September 2017

Piala AFF U-18, Indonesia Bantai Filipina 9-0


OLE777 - Timnas Indonesia U-19 berhasil menggulung Filipina 9-0. Kemenangan ini membuat mereka memimpin Grup B Piala AFF U-18.

Bermain di Tuwanna Stadium, Kamis (7/9/2017) malam WIB, Indonesia terlalu perkasa untuk tim Filipina. Skuat polesan Indra Sjafri mampu melesakkan lima gol ke gawang lawan pada babak pertama. Feby Eka Putra, dan masing-masing dua gol Egy Maulana Vikri serta gol Muhammad Iqbal, membuat Indonesia sudah unggul telak saat turun minum.

Di babak kedua Indonesia berhasil menceploskan empat gol yang dua di antaranya lahir lewat kaki Feby. Tambahan dua gol itu sekaligus membuat Feby mencatatkan hat-trick pertama bagi Garuda Muda di ajang Piala AFF U-18 tahun ini. Dua gol lainnya berhasil dilesakkan Muhammad Rafli dan Resky Fandy.

Dengan kemenangan ini, untuk sementara Indonesia bercokol di puncak klasemen Grup B dengan enam poin dari hasil dua laga. Mereka dikuntit oleh Vietnam di posisi kedua yang punya tiga poin dari hasil satu laga.

Jalannya Pertandingan:
Indonesia langsung mengontrol permainan di awal-awal laga. Skuat Indra Sjafri menerapkan permainan dengan umpan-umpan pendek cepat.

Filipina mampu mengancam gawang Indonesia lebih dulu di menit ketiga, setelah Mariano Jr.Mallari Suba mencuri bola dari pemain Garuda Muda. Suba langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, beruntung Muhamad Riyandi bisa menepis bola keluar lapangan.

Di menit ketujuh Indonesia berhasil mencuri gol lebih dulu. Feby melepaskan tembakan dari luar kotak penalti setelah menerima sodoran bola dari rekannya. Bola hasil sepakan Feby melengkung masuk ke sudut kanan atas gawang Quincy Julian Boltron Kammeraad setelah terlebih dulu membentur mistar. 1-0 Indonesia memimpin.

Indonesia nyaris menggandakan skor di menit ke-10. Egy, yang mendapat umpan terobosan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, tendangan pemain bernomor punggung 10 itu masih terlalu lemah.

Skuat Garuda Muda berhasil melesakkan gol kedua di menit ke-21. Sepak pojok yang didapat Indonesia berhasil menciptakan kemelut di kotak penalti Filipina. Egy, yang berdiri bebas sukses menceploskan bola liar ke jala gawang lawan.

Selang empat menit kemudian Indonesia memperlebar keunggulan menjadi 3-0. Kali ini giliran Muhammad Iqbal yang merobek gawang Filipina setelah menyambar umpan dari Asnawi Mangkualam.

Indonesia mendapat kesempatan untuk mencetak gol keempat di menit ke-30 lewat titik penalti setelah pemain Filipina melakukan handball. Akan tetapi kesempatan itu tak bisa dikonversi menjadi gol oleh Asnawi setelah arah bola yang dia sepak mampu dibaca kiper lawan.

Enam menit kemudian Indonesia kembali dihadiahi penalti setelah pemain Garuda Muda dijatuhi di kotak terlarang. Egy, yang ditunjuk sebagai eksekutor bisa menjalankan tugasnya dengan baik. 4-0 Indonesia memimpin.

Di menit ke-39 Indonesia melesakkan gol kelima lewat tendangan bebas yang dieksekusi Iqbal. Pemain nomor punggung itu mengarahkan bola ke sisi kanan gawang lawan, yang tak bisa dijangkau Quincy Julian. 5-0 Indonesia memimpin hingga turun minum.

Di awal-awal babak kedua Hanis Saghara Putra berhasil menceploskan bola ke gawang Filipina. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah sang pemain lebih dulu berada di posisi offside.

Filipina mendapat peluang emas di menit ke-64. Suba berhasil mencuri bola dari penguasaan Indonesia untuk kemudian menusuk ke dalam kotak penalti. Namun, striker Filipina itu memilih untuk menembak langsung daripada mengumpan ke rekannya yang berdiri bebas. Bola hasil sepakannya pun masih melayang di atas gawang Riyandi.

Di menit ke-68 Indonesia berhasil melesakkan gol keenam. Feby, yang lepas dari posisi offside, dengan mudah menceploskan bola ke gawang lawan. 6-0 Indonesia memimpin.

Selang satu menit kemudian Indonesia nyaris mencetak gol ketujuh. Rachmat Irianto berhasil menggiring bola ke dalam kotak penalti untuk kemudian melewati kiper Filipina. Dengan gawang yang sudah kosong tanpa kawalan, tembakan pun dilepaskan, namun bola masih membentur tiang.

Indonesia mendapat banyak peluang di sepuluh menit akhir pertandingan. Alhasil, Feby berhasil menciptakan hat-trick di menit ke-87. Gol itu pun membawa Indonesia memimpin 7-0.

Garuda Muda kembali memperbesar skor di menit ke-90 lewat titik putih setelah Muhammad Rafli dijatuhkan kiper Filipina. Wasit pun memberi kartu merah langsung untuk Quincy Julian. Rafli, yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya untuk membawa Indonesia memimpin 8-0.

Di masa injury time Indonesia kembali mencetak gol kesembilan. Kali ini giliran Resky Fandy yang menceploskan bola ke gawang lawan. Indonesia pun mengakhiri laga dengan kemenangan 9-0.

Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam pada laga selanjutnya. Duel tersebut akan dilangsungkan Senin (11/9/2017).

Susunan Pemain:
Filipina: Quincy Julian Boltron Kammeraad; Lemark Sayson Unaba, Elljhone Clyde Binoluan Rasonable, Vince Eric Trembevilla Baito (Rez Fernando 58'), Lean Panes Perez; Robert Lawrence Pajara Wilson, Kier John Pedroso Napolitano, Mark Francis Baclia-An Mercenes, Fidel Victor Palogan Tacardon; Marcel Ivan Arcenal Ouano, Mariano Jr.Mallari Suba.

Indonesia: Muhamad Riyandi; Samuel Christianson, Nurhidayat Haji Haris, Muhammad Rifad Marasabessy, Rachmat Irianto; Muhammad Iqbal, Egy Maulana Vikri (Irsan Rahman Lestaluhu 46'), Feby Eka Putra, Syahrin Abimanyu, Asnawi Mangkualam Bahar (Resky Fandy 56'); Hanis Saghara Putra (Muhammad Rafli 72').

Rabu, 06 September 2017

Taklukkan Myanmar, Timnas U-19 Dituntut Untuk Terus Konsisten


Yangon - Timnas Indonesia U-19 mengawali laga perdana Piala AFF U-18 dengan kemenangan. Skuat Garuda Muda dituntut tampil konsisten di sisa turnamen.

Pada laga Grup B Piala AFF U-18 2017 yang digelar di Stadion Thuwuna, Yangon, Selasa (5/9/2017), Timnas U-19 meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Myanmar.

Sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-28 akibat gol Kaung Khant, timnas U-19 akhirnya mampu membalikkan keadaan. Dua gol yang diciptakan Egy Maulana Vikri pada menit 72 dan masa injury time membuat tim asuhan Indra Sjafri mendapatkan tiga poin pertama.

Manajer timnas U-19 Roni Fauzan sangat mengapresiasi perjuangan tim Merah-Putih hingga akhirnya meraih kemenangan. Dia berharap tim besutan Indra Sjafri itu mampu mempertahankan konsistensinya demi terus meraih kemenangan.

"Alhamdulillah timnas U-19 mampu menang dan mengatasi Myanmar di laga perdana Piala AFF U-18. Kami sangat apresiasi kemenangan ini dan terimakasih banyak atas perjuangan pemain," ujar Roni dalam rilisnya

"Namun jalan masih panjang, saya berharap anak-anak mampu konsisten agar meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya. Mohon doa dan dukungannya selalu agar kami meraih prestasi," katanya.

Usai menghadapi Myanmar, selanjutnya timnas U-19 akan menjajal Filipina pada 7 September mendatang. Pada laga tersebut, Indra pun menargetkan timnya bisa meraih kemenangan demi menjaga asa lolos ke semifinal.

Jumat, 01 September 2017

Kecelakaan saat latihan, Valentino Rossi patah kaki


OLE777 - Pembalap MotoGP, Valentino Rossi, mengalami patah kaki akibat kecelakaan saat latihan di Sirkuit Mugello, Italia.

Tim balap Movistar Yamaha mengatakan pria asal Italia berusia 38 tahun itu akan menjalani operasi "sesegera mungkin".

Rossi, yang saat ini menempati peringkat empat dalam klasemen sementara pembalap MotoGP, mengalami "patah yang bergeser pada bagian tibia dan fibula di kaki kanan". Dengan menyisakan tujuh balapan, juara MotoGP tujuh kali itu ketinggalan 26 poin di belakang pemimpin klasemen, Andrea Dovizioso.

Kapan Rossi akan pulih belum diketahui, namun kemungkinan besar dia akan absen pada balapan selanjutnya di Sirkuit Misano, Italia, 10 September mendatang. Kondisi kesehatan Rossi selengkapnya akan diumumkan tim Movistar Yamaha pada Jumat (01/09).

Rossi pernah mengalami patah kaki kanan pada 2010 akibat kecelakaan saat latihan di Sirkuit Mugelo. Pada Mei lalu, dia dirawat di rumah sakit setelah mengalami cedera dada dan perut seusai kecelakaan motorcross.

Timnas Indonesia Bakal Jajal Timnas Fiji di Laga Persahabatan Besok


JAKARTA - Timnas Indonesia dikabarkan akan melakoni laga persahabatan melawan Timnas Fiji. Namun sampai saat ini pertandingan tersebut masih belum bisa dipastikan kapan digelar.

Dalam laman resmi FIFA, pertandingan tersebut dikabarkan akan digelar pada 2 November 2017.

Akan tetapi dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono, pertandingan tersebut dijadwalkan maju menjadi bulan September 2017.

"Yang betul itu tanggal 2 September 2017," kata Joko di Kantor PSSI.

"Kami sudah bersurat kepada FIFA kalau uji coba itu digelar pada 2 September," sambungnya.

Dalam jadwal yang dirilis FIFA, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah untuk menjamu Fiji.

Namun dalam laman resmi mereka tidak terlihat akan digelar dimana pertandingan ujicoba internasional tersebut.

Terkait arena digelarnya pertandingan, Joko mengatakan kemungkinan besar masih di sekitaran Jabodetabek.

Ada tiga stadion yang terletak di Jabodetabek, yakni Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), dan Stadion Patriot (Bekasi).

"Tempatnya di sekitaran Jakarta, kemungkinan besar ya Stadion Pakansari," kata Joko.

Joko juga menambahkan untuk pertandingan melawan Fiji, ia memastikan bukan Timnas Indonesia U-22 yang akan bermain.

Sebab, PSSI mengantisipasi jika Timnas Indonesia U-22 lolos ke final Sea Games 2017 yang akan dihelat pada 29 Agustus mendatang.

"Jadi timnya ini pasti berbeda dari Timnas Indonesia U-22," kata Joko.

Rabu, 30 Agustus 2017

Arema Wajib Menang di Laga Kontra PSM Makassar Sore Ini


OLE777 - Arema FC wajib menang, Arema bertekad meraih kemenangan kandang saat menjamu PSM Makassar dalam duel pekan ke-23 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (30/8/2017).

Setelah sempat mengalami empat laga tanpa kemenangan dengan dua kekalahan, Arema FC bangkit dalam tiga laga tak terkalahkan.

Setelah menahan Persib Bandung, Singo Edan berurutan menang 3-1 atas Persiba dan 2-1 saat away ke Barito Putera.

Hasil yang membawa pasukan Joko Susilo meraih 33 poin dan kini menempati posisi ketujuh klasemen atau terpaut lima poin dari sang rival yang kini berada di posisi keempat klasemen.

Dalam kondisi yang semakin percaya diri lagi. Cristian Gonzales dkk tentunya akan mengincar kemenangan dalam laga kandang kali ini.

PSM Makassar juga dalam kondisi on fire. Sama seperti tuan rumah, tim Juku Eja juga sempat empat laga tak menang dengan dua kekalahan beruntun, namun juga bangkit dalam empat laga terakhir tak terkalahkan dengan tiga kemenangan termasuk menjamu Perseru di laga sebelumnya.

Dalam laga ini dua tim tanpa beberapa pilar, Arema tidak akan diperkuat bek Arthur Cunha dan gelandang Esteban Vizcarra yang terkena akumulasi kartu.

Pelatih Arema Joko Susilo tentu menghadapi masalah besar, karena harus memecahkan rekor tidak bisa menang saat tanpa duo asingnya itu.

Ia juga bertekad meneruskan rekor positif usai tiga laga terakhir tidak menelan kekalahan.

"Saat ini butuh pengertian pemain butuh kemauan pemain hapus rekor itu. Vizcarra absen ada Dendi Santoso dan Nasir siap menggantikan. Kalau Arthur ada Junda, kami akan lihat situasi terakhir,” ujar Joko Susilo.

Menurut pelatih yang karib disapa Getuk itu, tanpa Hamka yang terkena karena akumulasi kartu tentu akan sedikit mengurangi kekuatan PSM.

Celah itulah yang akan coba dimanfaatkannya di hadapan publik Stadion Kanjuruhan Malang nanti.

Sementara, Tim Juku Eja dipastikan pincang tanpa kapten utama, Hamka Hamzah dan pelatih mereka, Robert Rene Alberts.

Hamka Hamzah absen akibat akumulasi kartu kuning, sementara Robert Rene Alberts mulai menjalani sanksi dua pertandingan akibat protes kerasnya saat PSM Makassar kontra Persija Jakarta, beberapa waktu lalu.

Senin, 28 Agustus 2017

Pelajar di Malaysia Dipaksa Nonton SEA Games 2017?


Kuala Lumpur - Suasana ramai yang menghiasi arena pertandingan SEA Games 2017 oleh suporter Malaysia ternyata sudah dirancang. Pemerintah Malaysia memang mewajibkan pelajar untuk nonton SEA Games, bahkan kehadiran pelajar masuk dalam penilaian di sekolah.

Informasi tersebut dari orangtua dari pelajar yang harus datang untuk menyaksikan pesta olahraga Asia Tenggara itu. Muhammad Suffri, yang memiliki seorang putra di bangku sekolah tingkat atas, mengaku putranya diharuskan menyaksikan pertandingan SEA Games 2017 yang sudah ditentukan dari sekolah.

"Kebanyakan suporter yang datang itu pelajar. Anak saya salah satunya. Jadi pemerintah memaksakan mereka untuk menjadi suporter karena itu akan masuk dalam penilaian dalam kurikulum sekolah," ujar Suffri.

Dalam sejumlah pertandingan olahraga yang dipantau, terutama yang berada di kompleks olahraga Bukit Jalil, seperti renang, atletik, dan bulu tangkis, memang banyak suporter yang terakomodasi menggunakan bus dengan keterangan dari sekolah mana suporter itu berasal.

Menurut Suffri, masyarakat Malaysia sebenarnya tidak terlalu tertarik untuk datang menyaksikan pertandingan-pertandingan SEA Games 2017. Alasan perekonomian menjadi faktor utama keengganan masyarakat untuk memberi dukungan kepada atlet kebanggaan mereka secara langsung.

"SEA Games ini sebenarnya tidak banyak peminatnya, karena masyarakat berpikir masih harus beli tiket dan makan di sana. Kami sedang mengalami perekonomian yang tidak bagus, jadi acara ini tidak menarik untuk kami," ujar pria yang yang sempat bekerja di Jakarta itu.

Satu-satunya cabang olahraga yang masih didukung dengan sepenuh hati oleh masyarakat Malaysia adalah sepak bola. Dalam lima laga yang sudah dimainkan oleh Malaysia selama sepak bola SEA Games 2017 berlangsung, suporter yang datang tergolong sangat banyak.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Striker Thailand Ini Anggap Indonesia Kuat, Malaysia Rapuh


MALAYSIA - Sittichok Kannoo angkat bicara jelang semifinal timnas Malaysia U-22 vs Indonesia di Stadion Shah Alam pada Sabtu (26/8/2017).

Menurut striker Thailand ini Indonesia lebih kuat dibanding Malaysia.

"Kami ingin bertemu Indonesia di final karena mereka tim yang lebih baik dari Malaysia," ujar Sittichok Kannoo seperti dilansir BolaSport dari NST.

Sittichok Kannoo tidak tertarik bertemu dengan Malaysia di final karena menurutnya, tidak sekuat Indonesia.

Ia percaya Malaysia hanya mengandalkan faktor tuan rumah dengan memaksimalkan dukungan suporter untuk mengukir kemenangan.

"Lini belakang Malaysia rapuh. Striker mereka juga tidak efektif, terutama jika bertemu tim yang lebih kuat seperti Indonesia," imbuh dia.

Sittichok Kannoo melanjutkan kelemahan lini belakang Malaysia bisa dilihat di fase grup SEA Games lalu. Dalam 4 pertandingan gawang Malaysia selalu kebobolan.

"Hal ini berbeda dengan Indonesia, yang saya kira saat ini adalah tim terbaik di Asia Tenggara. Kami bertemu dengan mereka dua kali di kualifikasi Piala Asia dan SEA Games, semuanya berakhir imbang," ucap eks Buriram United ini.

Di babak semifinal lainnya, Thailand akan menghadapi Myanmar di stadion Majlis Perbandaran Selayang sebelum laga Malaysia Vs Indonesia.

Jumat, 25 Agustus 2017

Lawan Malaysia Bukan Cuma soal Sepakbola, tapi Harga Diri Bangsa



Shah Alam
- Evan Dimas meminta doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia menatap laga melawan Malaysia. Laga ini soal harga diri bangsa.

Indonesia akan melawan Malaysia di semifinal sepakbola SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8/2017) sore. Skuat Garuda lolos sebagai runner-up Grup B usai mengalahkan Kamboja 2-0.

Malaysia sendiri lolos sebagai juara Grup A dengan hasil sempurna, memenangi seluruh empat pertandingan.

Mengingat Indonesia dan Malaysia punya sejarah rivalitas yang panjang, laga ini dipastikan bakal berjalan panas. Apalagi di SEA Games kali ini diwarnai isu bendera merah-putih terbalik dan sejumlah dugaan kecurangan di nomor-nomor olahraga tak terukur.

Gelandang timnas Evan Dimas mengakui pertandingan melawan Malaysia lebih dari sekadar soal permainan di atas lapangan.

"Kami meminta doa kepada seluruh rakyat Indonesia, untuk pertandingan semifinal melawan Malaysia," kata Evan kepada para wartawan selepas pertandingan.

"Lawan Malaysia bukan sekadar soal main sepakbola ya saya rasa, tapi juga harga diri bangsa. Harus mati-matian," imbuhnya.

Soal keributan yang pecah seusai pertandingan melawan Kamboja, Evan tak mau banyak komentar. Dia menyebut di lapangan terkadang sulit menahan luapan emosi.

"Saya no comment lah kalau itu. Biasa kita sebagai pesepakbola juga nggak ingin seperti itu. Tapi sebagai manusia kita pengen membela bangsa mati-matian sehingga emosi terluapkan dan tidak terkontrol," dia menerangkan.