Kamis, 30 November 2017

Tinggalkan Bali United, Lilipaly Akan Gabung Klub Thailand?


OLE777 - Klub Thailand, Prachuap FC, disebut tertarik mendatangkan Stefano Lilipaly dari Bali United. Jika kepindahan tersebut terjadi akan menjadi kehilangan besar bagi Bali United mengingat penampilannya yang konsisten musim lalu.

Pada mulanya, Prachuap FC disebut mengincar pemain asal Fillipina kelahiran Australia, Iain Ramsay. Namun upaya tersebut gagal terwujud. Untuk memenuhi kuota pemain ASEAN, Prachuap kemudian mengalihkan perhatian pada Lilipaly.




Sementara itu, pelatih Prachuap FC Thawatchai Damrong-Ongtrakul dilaporkan telah memberikan konfirmasi telah mencapai kesepakatan dengan salah satu pemain kelahiran Belanda. Namun ia tidak menyebut nama Lilipaly secara langsung. Ia hanya mengatakan pemain asal Indonesia kelahiran Belanda.

Ole777 situs judi online terpercaya dan sponsor resmi Chelsea FC )


Irfan Bachdim, Diego Michiels, Raphael Maitimo dan Sergio van Dijk bisa menjadi kemungkinan lain. Namun sejauh ini, Lilipaly menjadi dugaan terkuat.

Prachuap FC sendiri merupakan klub promosi di Thai League 1. Musim lalu, mereka menduduki peringkat tiga di Thai League 2.

Rabu, 29 November 2017

Djajang Nurdjaman Bertahan di PSMS Medan


Jakarta - Djajang Nurjaman berhasil membawa PSMS Medan menjadi runner-up Liga 2 sekaligus promosi ke Liga 1. Dia bertahan di klub berjuluk Ayam Kinantan itu.

Djajang membawa torehan manis bagi PSMS Medan. Pelatih asal Majalengka, Jawa Barat itu mampu mengantarkan PSMS naik kasta. Di akhir kompetisi, PSMS menjadi runner-up Liga 2 setelah dikalahkan Persebaya Surabaya.

"Kalau kemarin saya bilang abu-abu, sekarang saya sudah dapat kejelasan bahwa saya akan bertahan di PSMS Medan. Manajemen juga sudah menghubungi," ujar Djajang kepada pewarta, Rabu (29/11/2017).

"Kami akan segera berbenah untuk kompetisi musim depan seperti apa," tambah eks pelatih Persib Bandung itu.

Djajang resmi ditunjuk sebagai pelatih PSMS Medan saat menghadapi 16 besar Liga 2. Dia diberikan tugas untuk menggantikan pelatih sebelumnya, Mahruzar Nasution.



Selasa, 28 November 2017

Siapa Pelatih Baru Persib, Roberto Carlos Mario Gomez ?



Teka-teki siapa yang akan menukangi Persib Bandung untuk kompetisi musim depan terjawab sudah. Pada Selasa (28/11/2017), Persib menunjuk Roberto Carlos Mario Gomez sebagai pelatih kepala tim berjulukan Maung Bandung itu.

Dilansir dari sitius resmi klub, kabarnya Persib mengikatnya selama dua tahun. Lantas, siapa sebenarnya Sosok Roberto Carlos Mario Gomez?

Roberto Carlos Mario Gomez atau lebih dikenal sebagai Mario Gomez adalah pelatih berkebangsaan Argentina kelahiran Mar del Plata, 27 Februari 1957. Saat ini Gomez berusia 60 tahun.




Semasa menjadi pemain, dia menempati posisi bek. Gomez malang melintang dalam persepakbolaan Argentina.

Dia mulai bermain sepak bola pada 1979 untuk tim kota kelahirannya, Club Atletico Kimberley de Mar del Plata. Kemudian, dia bergabung dengan Ferro Carril Oeste, dan meraih kesuksesan di klub tersebut.

Selama tujuh tahun membela Ferro, Gomez mencatatkan 135 penampilan dan meraih dua titel Primera Division.

Karier kepelatihan Gomez tak bisa dipisahkan dari Hector Cuper, orang yang membawanya ke sejumlah klub Eropa. Kolaborasi keduanya dimulai saat menukangi CA Lanus pada 1995.


Kemudian, saat Cuper pindah ke Mallorca pada 1997, Gomez juga tak lupa diboyong sang pelatih. Lalu berturut-turut Cuper menangani Valencia dan Inter Milan serta sempat meraih kesuksesan karena berhasil menembus dua kali final Liga Champions.

Namun kolaborasi keduanya gagal membawa dua klub tersebut menjuarai Liga Champions. Setelah Inter memecat Cuper pada awal musim 2004-2005, keduanya resmi berpisah.

Gomez lebih memilih memulai karier sebagai pelatih kepala per 1 Januari 2006 bersama tim kasta kedua asal Argentina G y E Jujuy. Sejak saat itu, namanya sudah malang melintang di kasta kedua Liga Argentina.

Lama meniti karier sebagai pelatih kepala di dalam negeri, Gomez mencoba peruntungan di manca negara. Pada 1 Januari 2014, Gomez menangani klub Ekuador Deportivo Cuenca, yang menjadi tim pertama di luar Argentina sejak dia berperan sebagai pelatih kepala.

Kariernya berlanjut ke klub asal Hongkong, South China, sebelum akhirnya berlabuh di Johor Darul Takzim pada 2015. Di Malaysia, Gomez mencapai masa kejayaan.

Tercatat, dia menorehkan empat gelar selama dua tahun menukangi JDT yaitu juara Piala AFC 2015, juara Liga Super Malaysia 2015, juara Piala FA Malaysia 2016 dan juara Piala Sultan Haji Ahmad Shah 2016.


Rekor penampilan yang ditorehkan Gomez selama di JDT yaitu 41 menang, 8 imbang dan 6 kalah dari 55 penampilan. Kini tantangan baru sudah di depan mata Gomez bersama Persib.

Dengan rekor mentereng di Liga Malaysia, mampukah Gomez membawa Pangeran Biru meraih kejayaan kembali? Patut ditunggu.










Bali United Bertemu Tampines Rovers pada Kualifikasi 1 Liga Champions Asia


OLE777 - Bali United bakal menghadapi rintangan berat dalam usahanya menembus fase grup Liga Champions Asia. Pasalnya, klub berjulukan Serdadu Tridatu itu harus melewati tiga pertandingan play-off kualifikasi.

Sejatinya, Bhayangkara FC yang berhak mendapat tiket ke Liga Champions Asia karena berstatus juara Liga 1 2017. Sayang, klub yang diperkuat Ilija Spasojevic itu tidak memenuhi syarat lisensi klub profesional AFC sehingga Bali United yang merupakan runner-up mengambil jatah tersebut.

Seperti dikutip dari Goal, Bali United yang tergabung di zona timur akan mulai bertanding pada 16 Januari 2018 melawan runner-up Liga Singapura, Tampines Rovers. Pasukan Widodo Cahyono Putro mendapat keuntungan karena akan bertindak sebagai tuan rumah dalam duel yang hanya digelar satu kali.


Perlu diketahui, play-off kualifikasi Liga Champions Asia tidak mengenal sistem kandang-tandang. Artinya, selama fase ini, hanya ada satu pertandingan sehingga akan langsung menghasilkan pemenang untuk melangkah ke babak selanjutnya. Bila hasil selama waktu normal berakhir imbang maka akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu dan adu penalti sebagai penentu pemenang.

Nah, untuk kasus Bali United, apabila berhasil melewati hadangan Tampines Rovers maka Irfan Bachdim dkk akan berhadapan dengan klub Thailand, Chiangrai United, yang digelar pada 23 Januari. Kali ini Bali United akan menjadi tamu di Stadion Singha, Thailand.

Pemenang duel tersebut sudah ditunggu lawan yang lebih berat pada babak play-off, yakni klub raksasa China, Shanghai SIPG. Pertandingan ini pun akan digelar satu kali di Stadion Shanghai pada 30 Januari.

Duel melawan Shanghai untuk memperebutkan tiket ke fase grup Liga Champions Asia 2018 yang mulai bergulir 12 Februari. Undian pembagian grup akan digelar AFC pada 6 Desember. AFC rencananya baru akan mengumumkan secara resmi mengenai hal ini setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (exco) pada 30 November.

Senin, 27 November 2017

Wow! Indonesia Naik 11 Peringkat, di Ranking Terbaru FIFA


OLE777 - Badan Sepak bola Dunia atau FIFA telah merilis peringkat terbaru untuk November 2017.

Jerman masih menempati posisi puncak dengan jumlah 1.602 poin yang berhasil mereka kumpulkan.

Iran menjadi anggota AFC yang menempati posisi tertinggi dengan 798 poin.

Sementara itu, Indonesia berhasil melesat ke posisi 154 dan mengumpulkan 144 poin.

Pada peringkat FIFA yang dirilis pada 16 Oktober 2017, Indonesia hanya menduduki peringkat ke-165 dengan mengumpulkan 117 poin.

Itu artinya, Indonesia mendapatkan tambahan 37 poin dan naik 11 peringkat dibanding pada ranking sebelumnya.


Padahal, dalam periode 16 Oktober-23 November, Indonesia tak memainkan laga yang masuk kalender FIFA.

Laga persahabatan melawan timnas U-23 Suriah di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (18/11/2017), tak masuk dalam hitungan FIFA match day.

Dalam peringkat terbaru itu, Indonesia juga bertengger di atas Singapura dan Kamboja (170), Malaysia (174), atau Laos (184).

Sementara itu, Filipina menjadi anggota AFF yang menempati posisi tertinggi, yakni di urutan 118 dengan 280 poin.

Adapun Thailand menempati posisi ke-132 dengan raihan 230 poin.

Indonesia masih menghadapi satu laga uji coba melawan timnas Guyana, Sabtu (25/11/2017).

Laga ini juga akan didedikasikan untuk eks kiper Persela Lamongan, Choirul Huda.

Selain itu, akan ada pelelangan jersey timnas Indonesia bernomor punggung 1 yang sudah ditandatangani semua pemain pasukan Luis Milla, pelatih timnas Indonesia. (M Robbani)



Sylvano Comvalius Berlabuh di Liga Primer Thailand


Jakarta - Setelah berpisah dengan Bali United, Sylvano Comvalius sudah punya klub baru. Penyerang asal Belanda itu berlabuh di Thailand untuk memperkuat Klub Thailand Tersebut.

Hal itu diungkap Comvalius lewat akun resmi Instagram-nya, @Sylvanocomvalius. Ia menyebut Thailand sebagai tempat petualangan barunya setelah sudah berpetualang ke Malta, Skotlandia, Kuwait, Kazakhstan, China, Jerman, Ukraina, dan Indonesia.

"Saya akan berada di Thailand selama dua tahun. Saya baru saja tanda tangan kontrak dengan klub Suphanburi FC untuk bermain di liga Premier Thailand. Saya sangat menantikan tugas baru saya. Klub ini cukup berpotensi dan salah satu klub dengan fasilitas terbaik di Asia Tenggara," tulis Comvalius.

Selama semusim merumput di Indonesia bersama Bali United, Comvalius tampil oke dengan mencetak total 37 gol untuk membutnya jadi top skorer Liga 1 2017. Ia sekaligus memecahkan rekor 34 gol Peri Sandria (1994/1995) selama satu musim kompetisi liga Indonesia.

Setelah musim berakhir, Comvalius tidak dipertahankan Bali United. Kedua pihak tidak mendapatkan titik temu dalam negosiasi kontrak baru.



Kamis, 23 November 2017

Sejarah El Clasico, Kepala Babi Terbang ke Arah Luis Figo


OLE777 - Melihat pemain kesayangan membelot ke tim lawan tentu menimbulkan rasa kecewa terutama di pihak suporter. Luis Figo jadi contoh paling fenomenal.

Apalagi tim tersebut punya label sebagai rival abadi, si pemain bisa mendapat perlakuan tak nyaman saat bertemu lagi.

Pada awal milenium, mantan pesepak bola terbaik dunia Luis Figo pernah merasakan ketidaknyamanan itu.

Hengkang dari Barcelona, Figo yang awalnya mengukuhkan setia malah menyeberang ke klub lain pada 24 Juli 2000.

Musuh bebuyutan Barcelona yaitu Real Madrid menjadi klub baru pria asal Portugal.

Sejak saat itu otomatis ia menjadi pemain paling dibenci Barcelonistas.

Segala cacian keluar dari mulut fan Barca, mulai dari "Judas", "pengkhianat", "bajingan", dan "mata duitan" untuk Figo yang berlaga di lapangan.

Figo sendiri di Madrid mempunyai tugas yang cukup sulit saat bertemu Barcelona di laga bertajuk el clasico.

Ia menjadi pemain andalan melakukan sepak pojok.



Hasilnya bisa diketahui, Figo menjadi target dari sebagian puluhan ribu pendukung Barcelona saat Madrid bertandang di Stadion Camp Nou.

Mulai dari koin sampai botol minuman mengarah ke pemain yang handal mendribel bola itu.

Pada 23 November 2002 bertempat di Camp Nou, suporter garis keras Barcelona Boixos Nois melempar benda tak biasa ke arah Figo.

Kepala babi terbang mengarah Figo yang hendak mengambil sepakan sudut.

Gempar? Tentu saja, laga itu bahkan dikenal di Spanyol dengan sebutan "Partido de la Verguenza" yang berarti "Laga yang Memalukan".

Suasana ricuh sehingga laga dihentikan wasit selama 16 menit.


Kapten Madrid, Raul Gonzalez, menginstruksikan rekan setimnya meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes.

Setelah berdiskusi dengan wasit Medina Cantalejo pemain Madrid akhirnya diungsikan ke luar lapangan dengan pengawalan ekstra dari pihak keamanan.

Keputusan Madrid meninggalkan lapangan membuat pelatih Barcelona Louis van Gaal kecewa berat pada keputusan wasit yang menghentikan laga saat timnya mendominasi.

"Kami pantas memenangi laga malam itu. Saya kecewa, tapi bukan kepada pemain, melainkan wasit. Pemain tampil bagus, terutama Xavi, Gabri, dan Juan Riquelme," ucap Van Gaal.

Figo yang mendapat teror kepala babi juga dikambinghitamkan Van Gaal.

Pelatih asal Belanda menyebut suporter Barcelona bertindak wajar pada Figo yang membelot ke Real Madrid.

"Pelemparan adalah bentuk kekesalan suporter dan Figo-lah yang memprovokasi keadaan itu," ujar Van Gaal yang BolaSport.com kutip juga dari arsip ESPN.

"Ia jalan ke arah sudut dengan pelan, mengambil botol dengan santainya, kembali lagi ke sudut..."

"Dan semua ini ada tindakan kesadaran dan unsur kesengajaan, tanpa wasit menggubris untuk menghentikannya," katanya lagi.

Presiden Barcelona Joan Gaspart mengkritik hal serupa untuk Figo.

"Provokasi Figo di luar tempatnya dan sangatlah tak pantas." 
"Saya tak bisa terima orang seperti itu datang ke rumah saya untuk melakukan provokasi," ungkap Gaspart.

Figo sendiri enggan meminta maaf soal itu.

"Saya tak tahu kalau Gaspart kesal."

Figo juga mengomentari pernyataan Van Gaal yang menyudutkan dirinya.

"Heran, Van Gaal bisa mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan saya di depan media usai pertandingan."

"Dia harusnya ingat betapa sering saya membantu tim sewaktu masih berseragam Barcelona."
"Saya menyelamatkan (karier) dirinya lebih dari sekali," pungkas Figo.


Pertandingan akhirnya dilanjutkan kembali hingga usai.

Tujuh kartu kuning dikeluarkan wasit, tiga untuk Barcelona dan empat untuk Real Madrid salah satunya untuk Figo.

Skor kacamata 0-0 menutup laga penuh gengsi bertensi tinggi itu.

Rabu, 22 November 2017

Ricuh! Wasit Laga PSIS vs PSPS, Di Kejar Pemain PSPS & Official PSPS

Image Credit: Bobotoh.id

OLE777 - Sepakbola Indonesia kembali dinodai oleh tindakan yang tak terpuji.

Wasit Saepudin yang memimpin laga PSIS Semarang melawan PSPS Riau di babak 8 besar Liga 2 dikejar-kejar oleh ofisial tim.

Sepakbola Indonesia kembali dinodai oleh tindakan yang tak terpuji. Wasit Saepudin yang memimpin laga PSIS Semarang melawan PSPS Riau di babak 8 besar Liga 2 dikejar-kejar oleh ofisial tim.

Kejadian tersebut bermula saat salah satu pemain PSPS dijatuhkan oleh pemain PSIS di area kotak penalti menjelang pertandingan berakhir. Namun sang wasit menganggap bahwa kontak yang terjadi bukanlah suatu pelanggaran.

Pemain PSPS yang tak terima dengan keputusan wasit pada penghujung laga akhirnya melakukan protes keras. Tak berhenti sampai disitu, wasit yang merasa tertekan memilih untuk mengakhiri laga dan berlari menuju ruang ganti.



( Ole777 situs judi online terpercaya dan sponsor resmi Chelsea FC )

Tak disangka bahwa aksi wasit Saepudin yang berlari keluar lapangan itu memicu kemarahan pemain dan ofisial PSPS semakin menjadi. Bahkan, seorang ofisial PSPS yang mengenakan jaket merah sempat memukul wasit yang berlari di lapangan menuju ruang ganti.

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Selasa (21/11/17), berakhir imbang 1-1. Hasil itu membuat PSPS Riau gagal lolos ke babak semifinal.

Asisten manajer PSPS, Alsitra mempertanyakan kinerja wasit tersebut. Bahkan ia juga heran saat pengadil memberhentikan pertandingan, padahal waktu masih tersisa.



"Saya sebagai manajer, bertanggung jawab atas kekalahan ini. Tapi perlu diingat, waktu belum habis kenapa wasit lari keluar dan meniupkan peluit panjang. Di kotak ada pelanggaran, dia lari keluar. Coba dipikir ada apa?" ucapnya.

Alsitra menambahkan akan melayangkan protes atas kepemimpinan wasit. Dia bahkan mengancam klubnya akan pindah ke Liga Singapura bila PSSI tidak mendengarkan protes mereka.



"Ini pertandingan belum habis, kami tidak akui kami kalah kau ini tidak digubris PSSI. Posisi kami di Riau dekat dengan Malaysia dan Singapura, kami akan pindah ke Liga Singapura, enggak mau main di Indonesia," tegasnya.

Menurut Oleners , Apakah Pantas Pemain Dan Official PSPS Mengejar Wasit dan Hendak Melakukan Kekerasan Terhadap Pengadil Lapangan ?

Selasa, 21 November 2017

Selangor FA Iming-imingi Evan Dimas Gaji 26 Kali Lipat


OLE777 - Langkah Evan Dimas untuk merumput di Malaysia musim depan bersama Selangor FA semakin pasti.

Naik 26 Kali Lipat, Begini Perbandingan Gaji Evan Dimas dengan Pemain Termahal di Liga Malaysia

Hal itu ditegaskan langsung oleh Manajer Bhayangkara FC Sumardji.

Diakui pelatih Selangor FA, P Maniam, ia tidak sendiri dalam perburuan Evan Dimas.

Masih ada sejumlah klub Liga Super Malaysia yang berniat menggaet sang pemain.

Untuk memenangi persaingan, Selangor FA pun menawarkan iming-iming besar dalam hal gaji.

Dilansir dari Harian Metro, klub tersebut siap menawarkan gaji sebesar 83.000 ringgit per bulan (setara Rp 269,7 juta).



Nominal ini sangat jauh berbeda dengan penghasilan yang diraup Evan Dhimas setiap bulan di Bhayangkara FC.

Musim lalu, Evan Dhimas digaji sekitar 10 juta rupiah per bulan di klub yang memenangi Liga 1 musim 2016/2017 ini.

Artinya di Selangor FA, Evan Dhimas akan mengantongi gaji 26 kali lebih besar dari gajinya di Bhayangkara FC.

Nilai itu belum termasuk fasilitas apartemen dan mobil yang wajib diberikan klub ke pemain asing.

Jika dibandingkan dengan pesepak bola lain yang merumput di Malaysia, gaji Evan Dhimas tergolong cukup mentereng.

Saat ini status sebagai pemain termahal di Malaysia dipegang oleh pemain asal Lebanon, Mohammed Ghaddar yang bermain untuk Johor Darul Ta'azim.


Menurut media Malaysia, Ghaddar memiliki gaji sekitar 170-200 ribu ringgit Malaysia atau sekitar 554-652 juta rupiah per bulan.

Selain Evan Dhimas, Ilham Udin Armaiyn dikabarkan akan menjadi pemain Bhayangkara FC kedua yang menyusul ke Selangor FA.

Mantan Pemain West Ham Tertarik Latih Persib ?


OLE777 - Pelatih asal Inggris, Peter Butler, mengaku tertarik untuk menangani Persib Bandung pada musim kompetisi 2018. Demikian klaim agen Butler, Edy Syahputra.

Menurut Edy, selain tim berjulukan Maung Bandung, mantan pelatih Persiba Balikpapan ini juga tertarik untuk menangani beberapa tim Liga 1 lainnya. Hanya, Edy tidak menyebutkan klub mana saja yang ingin dilatih oleh Peter.

"Peter mencatat lima klub besar yang ingin dia pegang, salah satunya Persib Bandung. Sekarang dia masih di Inggris," kata Edy kepada wartawan, Senin (20/11/2017).


Edy menambahkan, pelatih yang sudah kenyang pengalaman di sepak bola Asia Tenggara itu, sangat tertarik untuk kembali berkarier di Indonesia. Beberapa klub sudah menjalin komunikasi dengan eks pemain West Ham United tersebut.

"Indonesia selalu menjadi daya tarik Peter. Dia juga sedang berkomunikasi dengan salah satu tim lain di Indonesia selain Persib," ucapnya.

Jika bisa melatih Persib, Peter berhasrat mengembalikan derajat tim beralias Pangeran Biru tersebut. Terlebih lagi, ada penurunan karena Persib cuma finis di posisi ke-13 pada Liga 1 musim 2017.



#OLE777 #JudiOnline #Taruhanbola #TaruhanSbobet #JudiBola #AgenTerpercaya #AgenTerbesar #Agenjudi #AgenBola 

Senin, 20 November 2017

Uji Coba Timnas Vs Guyana Pindah ke Stadion Patriot


Jakarta - Venue laga uji coba antara Timnas Indonesia melawan Guyana mengalami perubahan. PSSI memutuskan untuk menggelarnya di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

Awalnya, pertandingan uji coba Timnas dengan Guyana dijadwalkan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada 25 November. Namun, karena beberapa pertimbangan laga itu dipindah ke Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menjelaskan salah satu alasannya karena Stadion Wibawa Mukti perlu istirahat. Sementara, Stadion Patriot tidak sedang digunakan.

"Kami melihat karena rumput di Stadion Wibawa Mukti sudah terlalu lelah dipakai Timnas," ungkap Tisha saat dihubungi pewarta, Senin (20/11/2017).


Dengan pindahnya venue uji coba tersebut, tempat pemusatan latihan juga digeser ke Bekasi. Itu agar jarak penginapan dengan stadion lebih dekat,

"Pada 23 November tim akan pindah latihan di Bekasi. Jadi dekat dengan venue pertandingan nanti," ujar dia.

Timnas Indonesia telah menjalani dua laga uji coba, yang pertama timnas U-23 vs Suriah U-23 pada 18 November dan Timnas senior vs Suriah U-23. Kedua laga itu berakhir dengan kekalahan 2-3 dan 0-1.

Dalam dua laga itu, stadion sepi penonton.


#OLE777
#OLE777
#GOL777
#GOL777

Jumat, 17 November 2017

Piala Dunia Tanpa Italia? Ini 32 Negara Yang Tampil di Putaran Final Piala Dunia 2018 Russia


OLE777 - Lengkap sudah 32 tim yang akan tampil pada putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia tahun depan. Timnas Peru menjadi tim terakhir yang meraih tiket ke perhelatan bergengsi empat tahunan ini.

Peru lolos ke Piala Dunia setelah mengalahkan Selandia Baru di Stadion Nasional, Lima, dengan skor 2-0 pada laga leg kedua play-off, Kamis (16/11) pagi WIB. Jefferson Farfan dan Christian Ramos mencetak gol pemasti kemenangan Peru sekaligus lolos dengan keunggulan agregat 2-0 atas lawannya itu.

Bagi Peru, lolos ke Piala Dunia kali ini adalah untuk kelima kalinya dalam sejarah. Kesebelasan berjuluk La Blanquirroja itu terakhir kali bermain ajang bergengsi ini pada Piala Dunia 1982. Sedangkan prestasi terbaik mereka adalah menembus babak perempat final pada Piala Dunia 1970.

Dengan kelolosannya ini, maka Peru menjadi tim kelima asal Amerika Selatan yang memastikan langkah ke Rusia tahun depan. Peru mengikuti jejak Brasil, Uruguay, Argentina, dan Kolombia.

Seperti di Piala Dunia sebelumnya, zona Eropa (UEFA) menempatkan wakil terbanyak di putaran final. Di Piala Dunia 2018 ini, Eropa diwakili oleh 14 tim, termasuk tuan rumah Rusia.


Peserta terbanyak berikutnya berasal dari zona Amerika Selatan (CONMEBOL), zona Afrika (CAF), dan zona Asia (AFC) yang masing-masing menempatkan lima tim.

Sedangkan zona Amerika Tengah dan Utara (CONCACA) diwakili oleh tiga tim, setelah satu kandidat lainnya, yaitu Honduras disingkirkan oleh Australia di babak play-off.

Nasib malang datang dari Italia dimana mereka harus gagal tampil di putaran final Piala Dunia 2018 di Russia. Putaran kedua menghadapi Swdia menjadi pertandingan terakhir Italia karena kalah agregat 1-0 atas Swedia. Apakah ini tanda kemunduran sepakbola Italia?

Berikut adalah daftar 32 negara yang lolos ke Piala Dunia 2018:

Tuan Rumah: Rusia.
Zona Eropa (UEFA): Belgia, Jerman, Inggris, Spanyol, Polandia, Islandia, Serbia, Portugal, Perancis, Swiss, Kroasia, Swedia, Denmark.
Zona Amerika Selatan (CONMEBOL): Brasil, Uruguay, Argentina, Kolombia, Peru.
Zona Asia (AFC): Iran, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Australia.
Zona Amerika Tengah dan Utara (CONCACAF): Meksiko, Kosta Rika, Panama.
Zona Afrika (CAF): Nigeria, Mesir, Senegal, Maroko, Tunisia.

Kamis, 16 November 2017

Ricuh Pemukulan Oknum Bonek, Andie Peci Minta Maaf


OLE777 - Laga Persebaya vs PSIS Semarang yang digelar kemarin (15/11) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api telah terjadi hal yang tidak menyenangkan. Pasalnya suporter Persebaya dikabarkan melakukan pemukulan dan juga aksi penjarahan terhadap salah satu teknisi Stadion Gelora Bandung lautan Api.

Persebaya yang melakukan laga playoff Liga 2 yang tergabung di grup Y berhasil memetik kemenangan 1-0 atas lawan pertamanya, PSIS Semarang. Pasalnya Persebaya mendapatkan dukungan moral yang besar karena ribuan Bonek ikut mengawal Persebaya ke Bandung.

Sayangnya dibalik kemenangan tersebut nama baik Persebaya dan Bonek kembali tercoreng berkat tindakan tidak terpuji dari salah satu oknum Bonek. Adapun kejadian tersebut diunggah oleh akun Twitter Dispora Bandung yang menyebut ada tindakan pemukulan dari oknum Bonek terhadap teknisi Stadion GLBA (Saat ini cuitan tersebut telah dihapus pihak Dispora Bandung).

Tidak hanya Dispora Bandung, foto korban pemukulan juga diunggah oleh akun Bandoeng.Fans di Instagram. Akun tersebut menyayangkan aksi pemukulan dan perampasan oleh oknum Bonek karena hal itu membuat nama baik Bonek kembali tercoreng.


Kordinator Bonek, Andie Peci angkat bicara terkait insiden pemukulan teknisi GLBA oleh oknum Bonek. Andie meminta maaf ata perbuatan tidak terpuji tersebut dan berjanji akan menceritakan kronologi kepada pengurus Viking dan Bomber.



Tak hanya minta maaf, Andie Peci bersama rekan pentolan Bonek juga menjenguk korban di rumah sakit dan menghantarkan korban kepada keluarganya.

Hingga saat ini pihak kepolisian, maupun Bonek dan Dispora Bandung belum memberikan info terbaru seputar kasus ini. Namun sempat terdengar bahwa salah satu oknum pengeroyokan atas teknisi GLBA sudah ditangkap oleh pihak Kepolisian kota Bandung.

Rabu, 15 November 2017

Syarat Dapatkan Lisensi AFC, PSSI Dorong Klub Harus Memiliki Akademi


OLE777 - Pesatnya perhelatan sepakbola Indonesia yang kian berkembang, PSSI akan mendorong klub-klub sepakbola Indonesia untuk membangun akademi yang direncanakan tahun depan. Hal tersebut upaya klub untuk mendapatkan lisensi resmi klub profesional AFC.

Tahun ini hanya lima klub yang berhasil mendapatkan lisensi dari AFC. Lisensi ini sangat dibutuhkan sebuah klub untuk dapat tampil di kompetisi Asia dan unsur pembinaan yang juga merupakan salah satu syarat.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menegaskan segera adanya penerapan club liscensing. Klub harus lebih dewasa soal liscensing ini sebagai kebutuhan mereka, karena liscensing adalah status profesional mereka yang nantinya akan memberikan keuntungan kembali ke klub.

OLE777 - Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria

Aspek lainnya dari liscensing ini adalah sporting, yaitu adanya jenjang di Elite youth academy. Bukan sekolah sepakbola, karena ini beda. Elite youth academy ini wajib terintregasi langsung dengan klub.

Tahun ini PSSI juga meluncurkan buku Filosofi Sepakbola Indonesia (filanesia) yang diharapkan bisa menjadi acuan dari tiap pelatih untuk mendidik para bibit muda pesepakbola tanah Air sesuai dengan filosofi yang diinginkan.

"Maka dari itu PSSI akan fokuskan agar setiap klub memiliki direktur teknik yang nantinya bisa membuat konsep youth academy yang menerapkan filanesia ini di 2018", ungkap Tisha selaku Sekjen PSSI yang memiliki beasiswa FIFA Master.

Selasa, 14 November 2017

Drama Melanda Liga 1 Indonesia "Kebingungan"


OLE777 - Liga Indonesia kasta tertinggi akhirnya resmi berakhir yang ditandai dengan kekalahan Bhayangkara FC dari Persija Jakarta dengan skor akhir 1-2, Minggu (12/11).

Dengan akhir laga tersebut, maka Bhayangkara FC keluar sebagai juara dengan pengumpulan 68 poin. Disamping itu ternyata Bali United yang berada di perngkat dua memiliki poin yang sama dengan Bhayangkara FC dan memiliki gol lebih banyak. Hanya saja Bhayangkara FC unggul head to head atas Bali United.

Berikut dimana momen bahagia Bhayangkara FC sebagai pemenang Liga 1 Indonesia. Wajah para pemain terlihat sumringah setelah menerima trofi juara Liga 1 Indonesia musim ini yang disponsori oleh Gojek dan Traveloka.


Dipihak lain, Bali United juga merayakan momen sebagai juara yang tak kalah meriahnya. Dalam sebuah pesta bersama para suporter di kandang sendiri, raut para pemain pun tak kalah gembira dari para pemain Bhayangkara FC. Mereka mengenakan kaos putih dengan tulisan 'Champions' di bagian dada.


Ini menjadi momen yang sangat membingungkan dimana ada dua klub yang juara. Sebenarnya apa yang terjadi dan siapakah yang menjadi pemenang sebenarnya?

Operator Liga Indonesia dan PSSI sendiri memutuskan Bhayangkara FC yang keluar sebagai juara. Sementara di pihak lainnya, banyak orang mengatakan Bali United lah yang pantas menjadi juara Liga 1 Indonesia meski tanpa mahkota.

Bermula dari Bali United yang berada di posisi puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan perolehan 68 poin sedangkan Bhayangkara FC yang berada di posisi kedua klasemen dengan perolehan 66 poin.

Klasemen tersebut tidak memperhitungkan tambahan dua poin yang didapatkan Bhayangkara FC dari hukuman Komidis Disiplin PSSI buat Mitra Kukar. Laga yang semula berakhir imbang 1-1, akhirnya dinyatakan Komdis dimenangi oleh Bhayangkara FC karena Mitra Kukar melakukan pelanggaran dengan menurunkan pemain yang tengah dihukum.


Jangankan PSSI,  federasi sepakbola Internasional sekelas FIFA saja juga dibuat bingung oleh sepakbola di negeri ini. Tetapi kekeliruan tersebut telah direvisi. Di laman resmi FIFA juga telah muncul klasemen terbaru yang dimana Bhayangkara FC lah yang keluar sebagai juara.

Tak luput dari sorotan netizen di Twitter, berbagai komen lucu dilontarkan oleh salah satu netizen bernama Rahman dengan kicauan "Sidang komdis pssi memutuskan: FIFA tidak boleh berkecimpung di dalam sepak bola Indonesia selama 6 bulan dan denda 1 miliar"

Sedangkan netizen lainnya malah memanfaatkan momen tersebut dengan kejengkelan mereka. "Bukti ketidakberesan liga kasta tertinggi di Indonesia, ada dua versi klasemen terakhir. Hasil hitung PSSI dan FIFA. Dagelan bola lokal diperjelas dunia."

Bingung kan?

Sama..Min juga bingung, mau dibawa kemana arah sepakbola Indonesia kedepannya?

Senin, 13 November 2017

Detik - detik Kericuhan Bobotoh


OLE777 - Persib Bandung benar-benar harus menelan pil yang pahit musim Liga 1 2017. Keterpurukan selama perhelatan kompetisi ditutup dengan hasil buruk, dengan menelan kekalahan memalukan dari Perseru Serui, 0-2, Minggu (12/11/2017), di partai terakhir liga, di Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Hasil tersebut membuat Perseru sukses terhindari dari degradasi sementara Persib dipastikan finis di posisi 13.

Begitu pertandingan memasuki menit ke-90, flare mulai dinyalakan di Stadion Si Jalak Harupat.
Bahkan bobotoh berhasil masuk ke pinggir lapangan melalui pintu samping VIP. Kekalahan di kandang itu semakin menyedihkan karena diwarnai aksi ricuh Bobotoh yang meluber ke dalam Stadion Si Jalak Harupat.

Pintu gerbang samping utara sempat jebol dan dimasuki fans Persib yang berada di luar stadion ketika masih berlangsungnya pertandingan. Mereka terlihat meluapkan kekecewaannya dengan memeluk pemain. Para pemain Persib Bandung pun sempat tertahan di tengah lapangan akibat pintu masuk lorong pemain dipenuhi oleh bobotoh.

Saat memasuki lorong ruang ganti pemain, bobotoh mengungkapkan kekecewaannya dengan berteriak. "Urang kecewa jeung maraneh (saya kecewa sama kalian)," ujar salah seorang bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (12/11/2017).

Ada juga yang mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para pemain yang sudah berjuang untuk Persib Bandung musim ini. "Hatur nuhun Jupe, hatur nuhun Atep," ucap seorang bobotoh.

Meski situasi dapat diamankan, namun apa yang terjadi pasca laga pihak keamanan tak mampu menahan ribuan Bobotoh yang menyerbu pemain ke dalam lapangan. Puluhan flare dan smoke bomb dilempar ke lapangan bahkan salah satu wartawan foto terkena lemparan itu.


Panitia pelaksana (Panpel) diprediksi mendapat kerugian atas kerusakan yang ditimbulkan lewat aksi itu, pengeras suara yang terpasang ikut terjatuh, beberapa bangku dilempar, serta gapura Liga 1 dirusak para oknum Bobotoh.

Tak terlepas di situ, bus Persib pun menjadi sasaran selanjutnya yang diamuk Bobotoh. Mereka menggebuki dan melempari bus Persib hingga punggawa Maung Bandung pulang tak menggunakan kendaraannya.

Jumat, 10 November 2017

Dipanggil Bela Timnas, Spaso Tak Sabar Nyanyikan Lagu Indonesia Raya


OLE777 - Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, dikabarkan akan memanggil penyerang Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic, untuk membela skuat Garuda dalam pertandingan uji coba pada November ini.

Spaso mengaku sangat senang dengan hal ini dan sudah tidak sabar menyanyikan lagu Indonesia Raya.

PSSI telah menjadwalkan serangkaian laga uji coba untuk timnas Indonesia di berbegai kelompok umur di bulan November ini, termasuk untuk timnas senior.

Mengetahui dirinya dipanggil oleh Luis Milla, Spaso mengaku sangat antusias.

Pemain yang baru dinaturalisasi pada 25 Oktober 2017 lalu mengaku siap bermain untuk Indonesia pertama kali.
“Saya sudah hafal lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya. Tapi saya tidak ingin menyanyikannya untuk anda saat ini,” Imbuh Spaso Dalam Sesi Wawancara.


“Saya akan menyanyikan Indonesia Raya untuk pertama kalinya saat bermain melawan Syria,” tegas Spaso dengan penuh percaya diri.

Pertandingan timnas senior melawan Syria akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada 18 November yang akan datang.

Lalu, skuad Garuda akan kembali melakoni uji coba melawan Guyana pada 25 November.

Spasojevic memang sangat antusias mengetahui namanya masuk dalam daftar pemain timnas Indonesia.

Viral, Inikah Video Puluhan Wanita Seksi Disebut-sebut Penghuni Alexis?


OLE777 - Beredar video yang diduga para penghuni Hotel Alexis yang sedang dibubarkan.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @partyk*y pada Rabu (8/11/2017).

Dalam unggahannya, @partyk*y mencantumkan keterangan "Ini dia isi-isi penghuni alexis yang sempat dibubarkan, guys".

Terlihat dalam video puluhan wanita berpakaian seksi satu per satu keluar dari sebuah kamar.


Belum diketahui kebenarannya, namun video tersebut berhasil mendapat perhatian netizen.




Banyak netizen berpendapat bahwa video tersebut terjadi di luar negeri.

m_rivaldhy: Adeh hoax ga jelas juga video nya

fuadavelin26: Bukan alexis kayanya,ko muka2 cewenya kaya cewe thailand, vietnam ya

andyromanov37: Keknya pernah nonton video ne tp dh lama, beneran di Alexis??

Sebelumnya telah diberitakan lantai tujuh Hotel Alexis di Jakarta Utara ramai diperbincangkan sebagai 'surga dunia' bagi para lelaki. 

Kamis, 09 November 2017

Umuh Muchtar Dihukum Enam Bulan dari Sepak Bola Indonesia


OLE777 - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan terbaru terkait kejadian dalam laga Persija Jakarta kontraPersib Bandung pada pekan ke-33 Liga 1 2017 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/11/2017). Dari rilis yang diterima BolaSport.com, Rabu (8/11/2017), Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada manajer Persib, Umuh Muchtar.

Dalam surat bernomor 121/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017, Umuh mendapatkan sanksi larangan beraktivitas dalam sepak bola di lingkungan PSSI selama enam bulan ke depan. Tak hanya itu, Umuh juga harus membayar denda sebesar Rp 50 juta.

Hukuman itu dijatuhkan karena Umuh ditengarai melakukan provokasi saat melawan Persija. Dalam laga yang dimenangkan Persija dengan skor 1-0 tersebut, Umuh memang terlihat meminta para pemain Persib untuk berdiri di pinggir lapangan selepas Bruno da Silva Lopes mencetak gol pada menit ke-77.

Seperti diketahui, Persib memang terlihat melakukan aksi mogok bermain lantaran cukup kecewa kepada kepemimpinan wasit asal Australia, Evans Shauns Robert. Kekecewaan pertama dikarenakan Evans menganulir gol Ezechiel N'Doussel pada menit ke-27.


Puncak kekecewaan Persib datang setelah Vladimir Vujovic diganjar kartu merah usai melanggar Bruno Lopes dan melontarkan perkataan tidak pantas kepada wasit.

Para pemain Persib berkumpul di pinggir lapangan dalam waktu yang cukup lama. Melihat situasi itu, Evans mengambil keputusan untuk menghentikan laga pada menit ke-82.

Ini menjadi hukuman kedua bagi Umuh dalam waktu yang sangat dekat. Sebelumnya, dia harus membayar sanksi berupa denda sebesar Rp 20 juta karena melakukan protes berlebihan terhadap wasit saat Persib menjamu Madura United pada laga pekan ke 30 Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (19/10/2017), yang berakhir imbang tanpa gol.






PT LIB: Bhayangkara FC Belum Jadi Juara Liga 1


Jakarta - Kemenangan atas Madura United ternyata belum membuat Bhayangkara FC jadi juara Liga 1. PT LIB masih akan menunggu upaya banding yang dilakukan Mitra Kukar.

Kemenangan atas Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11/2017) malam WIB, sejatinya memastikan Bhayangkara menjadi juara Liga 1 2017. Setelah menjalani 33 pertandingan, Bhayangkara mengumpulkan 68 poin, unggul tiga angka dari Bali United di posisi kedua.

Kedua klub masih menyisakan satu pertandingan, namun karena Bhayangkara unggul head to head atas Bali United posisi mereka di puncak klasemen tidak akan bisa digeser lagi apapun hasil laga pamungkas nanti.

Tapi status juara Bhayangkara itu tak bisa disahkan hari ini. Itu terkait dengan upaya banding Mitra Kukar terhadap keputusan Komisi Disiplin PSSI. Chief Operation Officer PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalom Boboy, mengatakan bahwa Mitra Kukar masih bisa melakukan banding.


"Belum juara. Masih ada proses yang kita tunggu antara Mitra Kukar dan Bhayangkara, karena itu keputusan belum tetap. Mitra Kukar masih bisa mengajukan banding dan ditunggu tujuh hari setelah keputusan dikeluarkan," kata Tigo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mitra Kukar disanksi karena memainkan pemain yang sebenarnya tengah dalam masa hukuman saat berhadapan dengan Bhayangkara FC. Pertandingan yang tuntas 1-1 itu akhirnya diubah menjadi kemenangan 3-0 untuk Bhayangkara FC.

Rencana Banding Mitra Kukar
Sementara itu, sebelum laga Madura United vs Bhayangkara FC bergulir, perihal kemungkinan Mitra Kukar untuk banding atas hukuman Komdis PSSI itu.

Menurut Asisten Manajer Mitra Kukar, Nor Alam, pihaknya belum bisa menetapkan apakah akan banding atau tidak.

"Kami sudah bicarakan itu (banding), tapi belum tahu perkembangannya seperti apa. Saya belum bisa kasih info lebih jauh lagi. Tapi, kita tunggu saja," kata Nor Alam.

Rabu, 08 November 2017

Video Detik-Detik Kerusuhan Suporter PSM Makassar Usai Kalah


Makassar - Bali United berhasil mengalahkan PSM Makassar 1-0 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Mattoangin, Makasar, Senin malam, 6 November. Di ujung laga tersebut suporter PSM yang tak puas karena timnya kalah langsung berbuat ricuh.

Gol semata wayang di laga ini dicetak Stefano Lilipaly di menit akhir pertandingan. Hasil itu mengantar Bali United merebut puncak klasemen dengan 65 poin dari 33 laga, unggul dua poin dari Bhayangkara FC yang baru akan menjalani laga pekan ke-33 melawan Madura United pada Rabu. Sedangkan PSM Makassar berada di posisi ketiga dengan 62 poin.


Pada masa lima menit akhir waktu normal, PSM Makassar terus mencoba mencetak gol namun usaha mereka tak berhasil. Sedangkan anak asuh Widodo C. Putro yang bisa mencetak gol melalui serangan balik. Irfan Bachdim yang menerima umpan silang dari Comvalius dengan mudah menjebol gawang PSM pada menit 90+5.

Melihat gol tersebut suporter PSM Makassar langsung berulah. Mereka melempar botol air mineral ke arah lapangan dan official Bali United. Sebagian suporter bahkan merusak kursi stadion dan melemparnya ke arah lapangan. Wasit Murzabekov Eldos pun memutuskan mengakhiri pertandingan tersebut.

Dengan hasil tersebut peluang Bali United untuk meraih juara sangat terbuka lebar