Kamis, 05 Januari 2017

Zulham Zamrun Dicoret oleh Persib Bandung


Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengungkapkan pihak klub sudah memutuskan untuk tidak menggunakan jasa winger tim nasional Indonesia, Zulham M. Zamrun pada kompetisi musim 2017. Sebelumnya diberitakan, keputusan soal masa depan Zulham di kota Bandung tak menemui kejelasan usai sang pemain berharap bisa memutuskannya usai menjalani ibadah umroh.

"Menurut Djadjang [Nurdjaman, pelatih Persib], Zulham [Zamrun] enggak [dipertahankan], ya itu salah dia sendiri. Jadi, saya tegaskan daripada bicara bertele-tele karena dari awal dan sudah beberapa kali saya sama dia ketemu, dia bilang nanti dan nanti," kata Umuh, saat ditemui wartawan di Gelanggang Olahraga Lodaya, Bandung, Rabu (4/1) petang.

Di sisi lain, Djadjang ingin kejelasan soal keputusan tersebut didapatnya secepat mungkin, sebelum sang pemain berangkat ke tanah suci. Pasalnya, di saat yang sama, Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman, juga harus meninggalkan klub untuk mengikuti kursus kepelatihan lisensi A AFC di Bangkok, Thailand selama sebulan penuh.

"Kami sudah makan bersama waktu itu siang dan malam juga bertemu, tapi dia terus bilang nanti dulu sampai berangkat umroh, saya juga antar dan kasih dia referensi. Saya bantu dia berangkat dengan keluarganya walau sedikit," beber Umuh.

"Djadjang sudah memutuskan, Zulham kalau bisa sudah ada kejelasan sebelum berangkat [umroh]. Zulham dicoret sama Djadjang dan saya enggak mau bermasalah sama Djadjang karena saya sangat butuh dia [Djadjang]."

"Masalah soal Zulham ini, saya dari kemarin sudah minta dia cepat tapi dia bilang nanti dulu. Saya pikir Zulham lagi tawar-menawar dengan yang lain tapi akhirnya sekarang malah kejar-kejar saya," tambahnya.

Umuh menuturkan tak tahu secara persis alasan mengapa Zulham terus menunda-nunda keputusan bergabung atau tidaknya pemain yang sudah membawa Persib juara Piala Presiden 2015 lalu ini. Namun Umuh mengakui, keputusan untuk melepas Zulham adalah hal yang sangat berat baginya.

"Ya itu yang saya tidak mengerti, kemarin dia enggak bilang iya atau enggak. Kalau sudah dicoret begini, dia yang kejar dan saya pusing juga. Kalau saya bilang oke tapi Djadjang enggak menerima karena tim sudah penuh ya buat apa, karena ada Febri [Hariyadi] dan Tantan juga kan di situ," tutupnya.

0 comments:

Posting Komentar